Cirebon – Fenomena calo yang menawarkan jasa pengurusan pajak kendaraan bermotor di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Cirebon Kota ternyata masih belum teratasi dan bahkan masih marak terjadi.
Praktik ini semakin menguatkan dugaan bahwa adanya pungutan liar (pungli) di lembaga pelayanan publik ini masih berlangsung, menambah beban bagi masyarakat yang ingin mengurus administrasi kendaraan mereka. Kamis, (12/02).
Dalam pantauan awak media yang dilakukan pada Selasa (10/2/2026), para calo masih banyak ditemui berkeliaran di berbagai titik di sekitar Samsat Cirebon Kota.
Mereka terutama menjamur di area parkir kendaraan roda dua dan sekitar kantin yang berada di kompleks lembaga tersebut.
Para biro jasa menghampiri orang yang masuk ke area parkir roda dua maupun roda empat dengan basa basi lalu menawarkan jasa pengurusan pajak kendaraan bermotor (PKB) dengan berbagai janji kemudahan dan kecepatan proses.
Bahkan ketika awak media memasuki ruang kerja utama Samsat Kota Cirebon, masih banyak menjumpai sejumlah orang yang membawa tumpukan berkas kepengurusan pajak kendaraan maupun membawa plat nomor kendaraan yang sudah selesai diproses dalam jumlah lebih dari satu unit sebuah indikasi bahwa mereka bukan hanya mengurus untuk diri sendiri, melainkan bertindak sebagai perantara atau calo.
Dari penelusuran yang dilakukan, calo yang beroperasi di Samsat Cirebon Kota ini kebanyakan bermodus sebagai “biro jasa” untuk menyamarkan aktivitas mereka.
Beberapa calo atau pihak yang mengaku sebagai biro jasa yang ditemui oleh awak media mengakui bahwa layanan yang mereka berikan tidak hanya terbatas pada pengurusan di Samsat Kota Cirebon, melainkan juga dapat menangani proses administrasi kendaraan di Samsat lain di wilayah sekitar.
Jenis pengurusan yang mereka layani juga sangat beragam, mulai dari perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), proses balik nama kendaraan, penggantian plat nomor berkala (setiap lima tahun), mutasi kendaraan antar wilayah, hingga berbagai jenis pengurusan administrasi kendaraan lainnya sesuai kebutuhan masyarakat. ( Tim )






